Browse By

Dulu Dihina, Sekarang Dipuji Banyak Orang, Brain sang Runner Up MasterChef

Brain masterchef indonesia

Brain masterchef indonesia

Dengan terpilihnya Brain sebagai bagian dari Gallery MasterChef Indonesia Season 3 dinilai banyak orang termasuk mujur. Namun, setelah Brain menjadi Runner Up MasterChef Indonesia Season 3, semua menjadi berubah.

Brain mengatakan, bahwa ada beberapa forum yang telah mengatakan bahwa dirinya hanya sebatas factor keberuntungan saja, namun bagi Brain dirinya akan membuktikan semuanya bahwa itu bukan termasuk salah satu factor keberuntungan saja. Selain itu, tak heran juga jika banyak sekali komentar negatif tentang dirinya, namun Brain tidak terlalu memperdulikan. Brain menganggap bahwa komentar itu semua ibarat cambuk yang membuat dirinya harus lebih bersemangat dalam setiap hal, terutama untuk hal yang menyangkut MasterChef Indonesia.

banneracai

Brain juga mengatakan, hal seperti itu tidak layak untuk dipikirin. Daripada membuat dirinya emosi, lebih baik Brain focus yang membuat dirinya agar lebih semangat. Brain terus melakukan pembuktian sejak dirinya mulai masuk dalam Top 5 sehingga cacian yang ia terima semakin berkurang meskipun tidak dipungkiri jika dirinya terkadang masih ada bernada sumbang.

Brain juga mengakui, bahwa dirinya sangat bersyukur sekali kepada Tuhan karen adapat lolos menjadi lima besar sehingga beberapa factor yang dinilai orang seperti factor luck dan tidak memiliki ketrampilan apapun yang ditujukan untuk dirinya tidak terbukti. Ditambah dengan dirinya menjadi runner up dalam tantangan MasterChef Indonesia Season 3, semua hinaan yang sudah dia terima selama ini berubah menjadi sebuah pujian.

Brain juga mengatakan, jika cacian selama ini yang diterima adalah salah satu bagian dari kompetisi memasak yang harus dia terima. Dan pastinya Brain selalu menganggap positip apa yang sudah diterimanya meskipun itu bersifat negative.

Saat berada di Gallery MasterChef Indonesia, Brain menyadari kalau semua itu hanya kompetisi dan banyak juga yang memiliki kepentingan lain. Maka dari itu, Brain hanya bisa mengambil hikmah dari semua itu. (chy.mt)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

shares